Ditanganku tak
bersentuhan
Aku di jam satunya tertunduk
Jiwa rentan menolak terpejam
Tersabik dalam
sudut suram
Mengoyak jasad ketidaksadaran
Rasanya seperti manusia abadi
Menepi lautan
lembayung suram
Biarkan raga merekah untuk berserah
Terdayuh aksama cinta kasih
Merapah satu
jalan
Kesanalah wahai diri
Toh tidak akan hirap, dersik
Ketaksaan dalam
tanda-tanda
Terlanjur terpisah
Sudikah, melekat?